Sabtu, 17 November 2012

TERSERAH

Berjuta Bintang di langit.
Redup diam tak bersorak.
Tiada cahaya menentramkan hati.
Kesedihan membongkar hati ini.
Suara tangis perlahan mengisi keheningan ini.
Wahai Rembulan,dengarkanlah…
Hanya engkau yang tertinggal disana.
Hati ini sedih di tinggal kekasih hati.
Cinta telah pergi & berpaling.
Temanilah aku agar ku bisa menjaga hati ini.

Tak mungkin bisa ku taklukkan megahnya malam.
Dari dahulu pagi akan berakhir dengan malam.
Tak mungkin ku pungkiri hasrat di jiwa ku.
Bahwasannya aku lagi menghampa.
Setelah berjuta asa ku padamkan.
Dengan rintik-rintik hujan malam ini.

Semua Terserah padamu aku begini adanya.
Ku tahu itu sulit bagimu.
Aku bukan yang sempurna dari apapun itu.
Bila kau lihat iba, itulah aku.
Namun ku tak mau untuk di kasihani.
Walaupun ku patut dapat kata kasihan itu.
Biarkanlah aku dengan semua ini.
Karena ku tahu ku tak layak dalam hal terindah ini

Aku atau kamu yang 'kan Menyesal

Bukalah mata hatimu.
Lihatlah cintamu diterpa badai.
Perselingkuhan beruntai dibalik mata.
Mata itu adalah buta dengan cinta.
Pikirlah dia tega membuat duka dan derita.
Bukankah itu sudah nyata bagimu cinta.
Rasakanlah hati nurani yg berkata, itu adalah benar.
Hal yg benar itu akan dihinggapi banyak keraguan.
Haruslah kau tahu itu.
Suatu hari nanti kau kan menyesal.

Tak akan mungkin mengharapkan mu kembali…
Tak akan mungkin kenangan dapat berubah menjadi bunga kenanga…
Tak bisa waktu berputar kembali lagi…
Tak bisa cinta berubah menjadi benci…
Biarkan cinta yang berkata-kata di balik raungan pekat malam ku…

Waktu yang kini menjawab cerita cinta.
Semua berlalu  pergi dari sangkarnya.
Kesalahan itu tak dapat mengusir pergi kebenaran.
Pantasnya hukuman itu menyiksa diri ini.
Cinta, bila ada keabadian di hati mu…
Maka abadikan lah cinta ku.
Bersama waktu yang terus berjalan.

HILANG

Kekasih yang telah menghilang
Biarlah menjadi sebuah kenangan
Moga ku dapatkan ganti seseorang
Yang lebih baik dari yang sekarang

Waktu yang kini menjawab cerita cinta.
Semua berlalu dan pergi dari sangkarnya.
Kesalahan itu tak dapat mengusir pergi kebenaran.
Pantasnya hukuman itu menyiksa diri ini.
Cinta, bila ada keabadian di hati mu…
Maka abadikan lah cinta ku.
Bersama waktu yang terus berjalan.

Ku hanya berharap semoga
Kenyataan sedih yang kurasa ini ada hikmahnya
Menjadikan aku makin sabar dan dewasa
Tuk tempuh hari esok yang bahagia ku damba

Semua Terserah padamu aku begini adanya.
Ku tahu itu sulit bagimu.
Aku bukan yang sempurna dari apapun itu.
Bila kau lihat iba, itulah aku.
Namun ku tak mau untuk di kasihani.
Walaupun ku patut dapat kata kasihan itu.
Biarkanlah aku dengan semua ini.
Karena ku tahu ku tak layak dalam hal terindah ini

Tak akan mungkin mengharapkan mu kembali…
Tak akan mungkin kenangan dapat berubah menjadi bunga kenanga…
Tak bisa waktu berputar kembali lagi…
Tak bisa cinta berubah menjadi benci…
Biarkan cinta yang berkata-kata di balik raungan pekat malam ku…

jiwa yang terkonyak karena cinta
Merana tak tentu arah kemana
Yang dirasa hanya derita tanpa sisa
Ku tak tahu harus kemana singgahnya

TUAH CINTA PELIPUR LARA


Dia tak pernah tau segala isi hatiku.
Dia tak pernah tau namanya ku tulis setiap waktu.
Dia tak pernah tau betapa aku terus menunggu.
Dia tak pernah tau tuah cinta itu telah terpadu.
Dalam ikatan rajutan namanya dan namaku.
Dalam setiap untaian kalimat-kalimat kiasku
Kini…. Tuah cinta itu mula berbuah.
Mengantongi setiap pundi-pundiku.
Membawa aku melangkah kemanapun kumau.
Namun kau tetap takkan tau isi hatiku.
Cukuplah hanya kau yang tau.
Karena kau tak mungkin jadi milikku.
Biarlah….. Biarlah…. Dan biarkanlah
Tuah cinta itu pelipur laraku

Senin, 05 November 2012

Sakit N penghianatan


Hati ini memang sakit saat kau kianati
Hati ini memang rapuh saat kau meninggalkanku
Namun hati ini berterima kasih kau telah mengenalkan arti dari patah hati

Aku bisa tetap tersenyum saat mendapatkan nilai buruk
Aku pun masih bisa tersenyum saat terjatuh
Namun aku tidak akan bisa tersenyum jika tidak bisa bertemu denganmu

Kau kenalkan aku dengan sebuah cinta
Namun kau pun juga kenalkan aku dengan putus cinta

Belum pernah aku mengenal wanita seperti kamu
Belum pernah juga aku mencintai wanita seperti kamu
Dan belum pernah aku rasakan sakit hati karenamu

Tidak ada pemandangan indah selain melihatmu
Tidak ada nyanyian indah selain mendengarmu
Dan tidak ada penyesalan telah mengenal dirimu

Kau lukai hatiku dengan berbagai kebohongan
Dan kau tusuk hatiku dengan berbagai penghianatan

Hati ini akan tersenyum saat berdua bersamamu
Dan hati ini akan termenung saat menanti kabar darimu

Tangan ini terasa ringan ketika memaafkan kesalahan yang kau perbuat
Namun tangan ini terasa berat ketika kau pergi meninggalkan kisah yang kau buat

Hidup ini bukanlah untuk menjadi orang yang patah hati
Namun menjadi orang yang dapat menyenangkan hati

Jika dia memang jodohku dekatkanlah disisiku
Namun jika dia bukan jodohku terimalah disisimu

Tingalkanlah apa yang tak pantas kamu pertahankan
Terlalu sia-sia jika waktumu hanya dihabiskan untuk bartahan dalam kesedihann

Izinkan aku menjadikanmu sinar di dalam hatiku
izinkan aku mengagumimu tanpa harus kujelaskan
Dan izinkanlah aku mendekapmu membelaimu menjagamu


Aku hanya bisa terdiam melihatnya
Seakan pasrah dengan semua
Karna ku mencintai bukan aku yang di cintai
Semoga kau bahagia dengan luka ku ini
Semoga kau tenang dengan pederitaan hati ini

Seraut wajah cantik yang kausembunyikan
Tapi bukan karena itu aku cinta padamu
Juga bukan karena itu aku sayang padamu
Kauhiasi diri dengan budi pekerti
Kauhambakan diri ke hadirat ilahi

Diam bukan batu ku sapa namun tetap membisu
membeku bukan gunung salju namun ku tahu di dlm masih membara
entah amarah atau lara karena kalbu tak terjaga
atau menderu krn merindu bergelora krn asmara

Dinginnya angin malam ini menyapa tubuhku
Namun tidak dapat dinginkan panasnya hatiku
Terasa terhempasnya kelakianku ini dengan sikapmu
Karena dengan mudah kau mainkan hati ini

Memang kita telah jauh rasanya
Memang kita sudah tak bersama
Jika memang kita ditakdirkan tuk bersama selamanya
Cinta kita takkan kemana

DILEMA CINTA

Cinta adalah 3/4 mimpi mimpi dan 1/4 kenyataan.
Mulai timbul masalah kalau kau jatuh cinta pada mimpi mimpi itu, bukan pada kenyataanya.
Tapi kau akan menemukan cinta sejati kalau kau jatuh cinta pada keduanya.

Jangan memandang rendah apalagi memandang sebelah mata terhadap apa yang aku lakukan
sebab apa yang Anda lakukan belum tentu lebih baik dari apa yang aku lakukan.

Kalah atau menang.. yang penting adalah aku berada pada jalanku, pilihanku dan hatiku
Belajarlah dari apa yang engkau katakan, karena aku adalah korban dari apa yang kau keluarkan dari mulutmu itu.

Apa gunanya sayap jika Anda tidak bisa merasakan angin pada wajah Anda?
dan apa gunanya hidup akan jika Anda tidak dapat memenuhi cinta hidup Anda
Kebingungan merupakan penyebab utama dari kesedihan hati.

Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat. Kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi.
Pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia.
Hal paling menyakitkan adalah mengetahui bahwa kau semudah itu jatuh cinta padanya
seakan kita tak pernah ada

Kita pernah saling jatuh cinta, sebelum akhirnya kau pergi dan aku kembali bersama sepi.
Pergilah kemana hatimu mau, lalu pulanglah jika tidak ada lagi yang mencintaimu selain aku

CInta N Mimpi

Kemanakah akan kucari ketenangan hati
Ketika engkau beranjak pergi
Karena hingga saat ini engkau belum juga kembali
Kemanakah aku temukan jatidiri
Ketika semua penantian diriku tiada berarti

Jika waktu dapat berhenti berputar
Aku berharap itu waktu kita sedang bahagia
Jika waktu harus berjalan pergi
Aku berharap kamu tidak akan melupakanku

Memang kita telah jauh rasanya
Memang kita sudah tak bersama
Jika memang kita ditakdirkan tuk bersama selamanya
Cinta kita takkan kemana
Aku hanya duduk termenung menanyakan kedalam hati tentang sinar yang datang dan menerangi hatiku walaupun samar-samar.

Tak Berarti Bagimu

  
Kucoba bertahan.. Tanpa kata... Tanpa rima dalam tiap suara hatiku.
Lelah menanti.. Cinta untukmu tak pernah berbalas.
Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya.
Lucu memang, aku masih saja merindukanmu.. Walau kutau hatimu telah mati untukku.
Lucu memang, hati ini selalu berbunga-bunga untukmu walau ku menangis disetiap malam.
Lucu memang, aku masih saja mengharapkanmu.. Walau selalu luka yang kudapat.

Dalam pedih hatiku, rasa ini masih berharap besar padamu.
Suara hatiku selalu bernada sama setiap harinya.. Menyanyikan nyanyian rindu hanya untukmu.
Pernahkah engkau merasakan apa yang kurasakan? Pernahkah kau sadar besarnya rasa yang kuberikan?
Sepi sendiri, terlupakan.. Kau menghilang begitu saja.

Dan diriku terdiam dalam angan, sepi dan menggigil dalam ketakutan.
Menyadari bahwa betapa jauh dirimu, betapa sunyi jiwaku
Biasanya wanita cuma mau di dengerin, peluk dia dan berhenti berkomentar
Katanya wanita itu susah dimengerti. Emang kalo kita ungkapin perasaan, pria bisa jd pendengar yg baik?
Tidak akan pernah rugi melakukan apapun dari hati. Lakukan dan lihat hasilnya.

Adakah rasamu sama dengan rasaku? Ataukah rasa ini hanya sebatas berharap?
Tak ada niat tuk melepaskanmu.. Kucoba terima jika pergi itu keinginanmu..
Aku ingin menjadi pelangimu, yang akan selalu bisa membuat hidupmu lebih berwarna dengan caraku sendiri
Aku tau, mungkin aku bukan salah satu yg terbaik diantara mereka.
Namun aku tau, aku punya cara sendiri utk membuatmu bahagia

Merasa nyaman denganmu.. Meski engkau tak bisa kumiliki..
Pagi ini bukan untuku juga untukmu, Pagi ini untuk cerita kita yg telah lalu.. Selamat pagi cinta..
Dari setiap detak jantungku, yg kuingat hanya namamu.. Meski kamu bukan miliku..
Jika tanpamu lebih baik, Aku lebih memilih yang terbaik..
Hal terindah itu adalah melihat kembali senyummu.. Dan sakitnya senyum itu bukan untuku..

Senyumku belum seberapa dari Sakitku.. Sakit dari Senyummu yang bukan milikku..
Dari setiap hela nafasku, Selalu terselipkan rundu untukmu.. Semua tentang kamu..
Andai kamu baca isi hatiku, Disitu selalu tertulis nama kamu.. Selalu..
Selamat pagi untukmu, Dan itu berarti juga aku merindukanmu pagi ini.. Pagi ini untukmu
Mencintaimu tak pernah salah.. Tak kurang suatu apapun

Lelah itu kini telah tampak di matamu yang dulu selalu menjadi salah satu alasan mengapa aku mencintaimu
Kapankah kepercayaan itu menghampiriku?
Enyahlah wahai sisi gelap yang bersembunyi dibalik egonya cinta
Dibawah naungan hujan & diselimuti dinginnya angin malam
takkan ada rasa lelah yg kurasakan selama senyum itu tetap kutatap
Biarlah sesuatu itu hilang seiring semua berlalu. Walau janji itu telah musnah, aku akan tetap menantimu

Dan biarkan malam ini menemaniku. Berdiri disisi ruang yang kosong
Siap sukses, pastinya hrs siap berproses. Karena tidak ada sesuatu yg instan..
Aku menatap sesuatu yang tak kau lihat.
Aku mendengar sesuatu yang tak kau dengar. Aku merasakan sesuatu yang tak kau rasakan

Kini aku membisu, terdiam, dan terpaku. Sendiri menatap langit malam yang sepi

Disini, kumenanti sebuah tatapan yang hanya menatap sebuah alunan melodi dari bisikan nurani sepi yang kumiliki
Diri ini telah lama berdiri sendiri.. Menanti jiwa sepi itu kembali
Biarlah kesendirian ini menjadi sebuah hiasan dilangit malam. Pilu ini menjadi cahaya diruang yang gelap

Kadang tersenyum, kadang menangis dan ketika diri ini terdiam, maka disitu aku mengingatmu
Berharap untuk merasakan apa yang tidak kurasakan pada dirimu.
Berusaha tetap tegar dibalik tangisanku ini
Mencoba mengubur sisa-sisa ingatan yang hampa.
Namun terkadang semua terus terukir dilubuk hati yang paling dalam

Kosong dan hampa hati ini tanpa dirimu.
Yang kurasa hanya sakit karena luka.
Aku hanya mencoba mencintaimu sepenuh hati.. Tapi kini engkau tinggalkanku pergi.
Menyisakan sakit dan luka..
Aku menganggapmu cinta dan engkau membuangku seperti sampah.

Dan kini akupun tak tahu harus bagaimana agar kamu mau mencoba kembali.
Engkau pergi dengan cintaku yang tak pernah sempat aku sampaikan kepadamu.
Engkau pergi begitu saja, meninggalkan seribu tanya untukku.
Aku kadang masih belum bisa terima.. Menyadari engkau pergi untuk dirinya.
Menanti aku melihatmu.. Tetap menunggu jawaban rasa darimu.

Kusangka kita saling mencinta.. Tapi sayang aku hanya terlalu berkhayal.
Mungkin butuh waktu untuk memahami.. Tapi tak perlu menutup diri dan hatimu, untukku.
Aku menunggu.. Dengan segunung tinggi harapan bodoh.. Tapi kau palsu.
Tiada yang perlu kau khawatirkan.. Aku disini, baik-baik saja tanpamu.
Kau memberiku janji.. Memberi mimpi yang sayangnya tak pernah kau tepati.
Senyum dan tawa yang kau beri.. Asa dan cerita yang kau bagi.. Kini tiada lagi.

Semakin kucoba lepaskan rasa ini.. Semakin menghujam sembilu dihati..
Tenang saja semua yang kulakukan ikhlas demi segenggam cinta..
Ikhlas merelakan dirimu pergi bersamanya..
Salahkah aku mengharapkan dirimu? Salahkan dirimu yang terlalu memberi..
Tak sanggup lagi aku mencerna arti dan tujuan.
Hanya menanti tanya yang tak terjawab darimu..
Engkau pergi.. Dan tak pernah kembali..

Engkau tertawa lepas bersamanya.. Bagaimana dengan hatiku?
Aku mencintaimu, sebesar rasa cintamu padanya..
bila kamu tak bisa mengingatku, setidaknya kamu jangan melupakanku.
Biarkan aku lelap dalam tidurku.. Lelap tak harus mengingat manisnya senyumanmu..
Semua tentangmu harus ditinggalkan.. Semua tentangmu harus dilupakan..
Keajaiban cintaku, adalah kamu.

Kini, kau datang dengan senyum,bujuk dan rayu. Tapi tidak pergi.. Dan aku yang berlari
Kau datang padaku dengan senyum, bujuk dan rayu.. Lalu pergi.. Dan aku tetap d sini..
Memiliki rasa yang sama.. Namun kita sangat sulit untuk bersatu
Tak pernah ada perasaan ragu.. Kuyakin suatu saat engkau akan kembali untukku.
Untukmu yang disana.. Cinta ini selalu hangat untukmu.
Hati ini selalu menyanyikan kata yang sama..
Mengungkapkan irama yang sama.. Rindu untukmu.

Malam tak selamanya sepi. Sekalipun sendiri, aku sadar di ujung sana, ada seseorang yang akan mengulurkan tangannya padaku.
Kuingin kau kembali.
Menghangatkanku dar
i rasa sepi sunyi.
Menggenggam tanganku berjalan beriringan..

Berjalan dan terus berjalan seorang diri, melewati setiap malam senyap tanpa arti, tanpamu..
Kini kutahu arti sepi. Kini kutahu arti kesendirian tanpamu.
Semuanya terasa menyiksa..
Kadang aku tak mengerti dengan apa yang kulakukan.
Puaskah aku dengan hanya menatapmu saja tanpa bisa memiliki?

Bintang itu jauh.. Terlihat jauh. Sama seperti hatiku dan hatimu.. Jauh tak bisa bersama..
Aku tak tahan jika tak menatap langit.
Mencoba membayangkan indahnya wajahmu diantara bintang-bintang..
Salahkah aku bersikap.. Ataukah keadaan yang membuat aku kehilangan dirimu?
Anda hidup mempertemukan kembali kita kelak, maukah engkau menggenggam lagi tanganku?
Memberikan pelukan hangat..

Dan aku berandai.
Membayangkan bahwa suatu saat kelak aku bisa memiliki dirimu seutuhnya..
Dalam mimpi dirimu tertawa, tersenyum, bertutur dalam bahasa manjamu padaku.
Sayang hanya dalam mimpi..
Menatap senyuman dalam wajahmu.. Menyadari bahwa tak seharusnya aku kehilangan itu..
Malam tadi, kembali memimpikan dirimu.. Memimpikan saat-saat kita bersama dulu..

Bantu aku keluar dari jerat cintamu.. Cinta palsu yang kau berikan padaku..
Aku benci harus terpuruk lagi.. Berteman baik dengan kesepian..
Aku lelah.. Aku lelah menunggu engkau memberikan hati untukku..
Biarkan kumemilih jalanku.
Dan kubiarkan kau memilih jalanmu tanpa bersamaku
kau yg telah jauh pergi sekian lama dan menghancurkan beribu harapan kini kau datang dengan seuntai senyuman yg semanis dulu

Sosok wajahmu kembali datang menghiasi anganku.
Sosok wajah yang sebenarnya telah lama pergi..
Kupendam luka ini, kubiarkan cinta tetap bersemi walau engkau telah menghancurkannya..
Wangi aroma tubuhmu masih membekas.
Peluk hangat dekapanmu selalu kurindukan..

Doaku tak pernah salah..
Doa ini untukmu, seseorang disana yang tak lagi bersamaku..
Kuharap engkaulah yg menjadi jawaban dari doaku.
Doa serta penantian panjangku didalam kesepian yg tak berujung ini..
Dan mimpi terindahku hanyalah bersamamu, selamanya..

Maafkan aku klo harus begini caranya.. Melepasmu, caraku mencintaimu..
Tak berharap banyak engkau tuk kembali. Kan kutunjukkan aku masih bisa tuk berdiri..
Rasa ini selalu hadir untukmu.. Sesuatu yang mungkin kau takkan pernah tau..
Berikan cintamu padanya seperti kau mencintaiku.
Berikan sayangmu jua seperti kau tulus menyayangiku dulu

Buang air matamu, buang semua kenangan cinta kita. Tataplah hari-hari baru bersamanya
Apalah arti luka yang kupunya..
Ku hanya ingin melihatmu bahagia, walau itu tanpaku..
Sayang ini mengalahkan semua rasa amarah dihati..

Berat tuk kukatakan.. Hati ini, merindukanmu..
Mencoba tetap tegak berdiri.. Sendiri di sunyinya malam mengesampingkan rasa untukmu..
Kau seret hatiku pergi bersamamu.. Pergi meninggalkan semua rasa cinta tanpa ada sisa
Betapa kuingin menepis bayangmu.. Betapa ingin kuhempaskan rasa sakit ini..

Dan sampai kapanpun kau takan mengerti.. Mengapa cinta ini kupertahankan sampai mati



PENANTIAN

Kemanakah akan kucari ketenangan hati
Ketika engkau beranjak pergi
Karena hingga saat ini engkau belum juga kembali
Kemanakah aku temukan jatidiri
Ketika semua penantian diriku tiada berarti

Jika waktu dapat berhenti berputar
Aku berharap itu waktu kita sedang bahagia
Jika waktu harus berjalan pergi
Aku berharap kamu tidak akan melupakanku

Memang kita telah jauh rasanya
Memang kita sudah tak bersama
Jika memang kita ditakdirkan tuk bersama selamanya
Cinta kita takkan kemana
Aku hanya duduk termenung menanyakan kedalam hati tentang sinar yang datang dan menerangi hatiku walaupun samar-samar.

Minggu, 28 Oktober 2012

Remuk Hati Ini



senja menutupi mega
rintik gerimis mewarnai hari
hati yang telah patah
terbasahi hujan air mata

kau pergi tiada pamit
tetes darah yang kau tinggalkan
menjadi luka di hati

Ya Allah…..
tempatkan lah ia di surga-Mu
pertemukan lah kami
dengan Kasih dan Ridha-Mu
Amien.

Cukup Sampai Disini


Kebohongan begitu indah saat keluar dari bibirmu,..
Penghianatan terlihat sangat wajar jika kamu yang melakukannya,..
Begitu mudah kau tebang pohon-pohon lontar di hatimu..
Begitu mudah kamu berkata cukup sampai disini.

Aku seperti kehilangan kaki untuk berdiri
Aku seperti kehilangan mata untuk melihat

Bagaimana cara aku melupakan kamu…
Harus dimana aku tempatkan diri ini jika bertemu kamu…
Yang aku tau, janji dan impian kita tak mungkin lagi bisa terwujud,..
Yang aku tau semua hal yang dulu manis, kini berubah menjadi sangat menyakitkan..

Entah mengapa kamu berubah hati padaku..
Entah mengapa tak ada kesempatan kedua untukku..
Entah mengapa begitu mudah kamu putuskan cinta kita..
Bahkan entah mengapa sampai saat ini kamu tak pernah katakan, apa salahku..

Padahal sudah kugantungkan seluruh harapanku padamu..
Padahal sudah kuserahkan segalanya untuk kamu..
Walau kadang terkesan hati ini mengiba atas cintamu..
Entahlah, mungkin memang semua ini harus berakhir sampai disini..

Mengapa aku berfikir, jalan ini terlalu pahit dan rumit untuk kulalui…
Mengapa kadang aku berfikir tak ada lagi hari yang harus aku lalui..
Apakah harus kuakhiri hidup sampai disini..
Mungkin, lebih baik aku mati…

Aku kecewa..
Aku putus asa..


LUPAKAN HATI INI


saat daun kering berjatuhan
angin kemarau membelai diri
ku terdiam terpaku
saat kau memilih tinggalkan ku

tapi tak mengapa
ku tak membendung tangis
kepergianmu
anugrah bagiku

semoga kau temukan kebahagiaan disana
bersamanya lalui dunia
kini ku bahagia bersama sepi

tiada yang lebih baik darimu
selain seseorang yang mau mengerti diriku
kini ku larut dalam pencarian terakhir
kuyakin Tuhan bersamaku

DI UJUNG KATA-KATA


Lengkaplah sudah sepi ini mengurung sendiriku
Terkulai dikunyah nelangsa yang berapi-api
Menyusuri jalanan lengang
Bersimbah angan tanpa tujuan

Dalam derap gerimis yang pongah menghujam
Terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
Membawa sebaris kata bahagia yg menenggelamkan nurani
Di atas pengharapan tak berkesudahan

Tentang rindu kusam
Tentang cinta terbuang
Mengutip satu namamu di antara keluh kesah
Gundah gelisah, air mata, dan lara

Masihkah ada sedikit senyum darimu
Di batas penantianku yang kini makin terbata
Jika masih ada ruang di hatimu
Untukku, sedikit saja, tolong bicaralah
Pada tanah membentang
Pada pohon-pohon rindang
Dan angin yang mengusik keangkuhan

Setidaknya biar ada tanda yg bisa kubaca dan kuraba
Janganlah sepi yang hadir
Janganlah semu yang membeku
Karena aku selalu berjalan menujumu

HANYA PADAMU


Mataku terpejam tak mau
Anganku berontak tak lesu
Merekat pada ruang kamar
Berkutat pada riuh gaduh angin malam
Meronta lagi getar ini
Mengais lagi rindu bertali

Untukmu kuasah luka
Padamu kuasuh bahagia
Padamu cinta ingin kuakhirkan
Kupercayakan tanpa sebab yg harus diperdebatkan
Hanya padamu, itu saja..

DI UJUNG KATA-KATA
Lengkaplah sudah sepi ini mengurung sendiriku
Terkulai dikunyah nelangsa yang berapi-api
Menyusuri jalanan lengang
Bersimbah angan tanpa tujuan

Dalam derap gerimis yang pongah menghujam
Terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
Membawa sebaris kata bahagia yg menenggelamkan nurani
Di atas pengharapan tak berkesudahan

Tentang rindu kusam
Tentang cinta terbuang
Mengutip satu namamu di antara keluh kesah
Gundah gelisah, air mata, dan lara

Masihkah ada sedikit senyum darimu
Di batas penantianku yang kini makin terbata
Jika masih ada ruang di hatimu
Untukku, sedikit saja, tolong bicaralah
Pada tanah membentang
Pada pohon-pohon rindang
Dan angin yang mengusik keangkuhan

Setidaknya biar ada tanda yg bisa kubaca dan kuraba
Janganlah sepi yang hadir
Janganlah semu yang membeku
Karena aku selalu berjalan menujumu

Selasa, 16 Oktober 2012

Harapan


Jangan terlalu mencemaskan sesuatu yg tak berarti, kamu hanya menciptakan sebuah masalah yg memang tak pernah ada pada awalnya.

Terkadang, bukan kenangan buruk bersama seseorang yg buatmu sangat terluka, tapi kenangan indah bersamanya yg tak bisa terlupa.

Habiskan waktumu dgn mereka yg buatmu tersenyum. Mereka yg membuat hidupmu lebih baik hanya dengan menjadi bagian di dalamnya.,,,.

SEMOGA…

Minggu, 14 Oktober 2012

LUKA HATI

Air mata pun t’lah habis
Menangisi kesedihan ini
Hatiku pun telah letih
Mencintaimu tanpa pasti

Apakah ini sudah jalan takdir
Kau tak akan pernah jadi milikku
Dan kini...
Rasaku untukmu
Hanya tinggal...
Cinta dalam hati

Cemburu Menyakitkan
PANAS..
Seakan ku berada di tengah bara api
SAKIT...
Seperti ku bertapak di lautan duri
PERIH...
Selayak pisau menyayat tubuh ini
HANCUR....
Bagai kapur yang tertipah besi

Kini terakhir kumengenalmu,
kini terakhirku menyapamu,
bila nanti kau ingin kembali,
tunggu .... Sampai aku mati ...

Telah sekian kali kumerasa bersalah,
hanya karna sifatku yang tak ingin terluka,
jauh dari niatku membuatmu gelisah,
resah rasa takutku kehilangan dirimu,
Mungkin kau telah berikan yang terbaik sampai disini

Aku hanya bisa terdiam melihatnya
Seakan pasrah dengan semua
Karna ku mencintai bukan aku yang di cintai
Semoga kau bahagia dengan luka ku ini
Semoga kau tenang dengan pederitaan hati ini.

HILANG


Perih jiwa
Tuntaskan rasa
Dimana kebahagian
Bagaimana ku harus berdiri
Di dunia yang gelap sepi
Dimanakah ku harus mencari...
Suara yang selama ini hilang
Bisikanya kan sucikan jiwa
Sempurnakah hidup yang ku jalani
Menahan tangis sunyi sendiri
Ku tak kuat untuk bersembunyi...
Air mata
Seakan melangkah
Amarah senyum berduka
Bagaimana ku harus berdiri
Di dunia yang gelap sepi
Dimanakah ku harus mencari
Suara yang selama ini hilang
Bisikanya kan sucikan jiwa
Sempurnakah hidup yang ku jalani
Sunyi tetap berdiri…
Sunyi tetap berdiri…
Menahan tangis sunyi sendiri
Ku tak kuat untuk bersembunyi…