Sabtu, 17 November 2012
TUAH CINTA PELIPUR LARA
Dia tak pernah tau segala isi hatiku.
Dia tak pernah tau namanya ku tulis setiap waktu.
Dia tak pernah tau betapa aku terus menunggu.
Dia tak pernah tau tuah cinta itu telah terpadu.
Dalam ikatan rajutan namanya dan namaku.
Dalam setiap untaian kalimat-kalimat kiasku
Kini…. Tuah cinta itu mula berbuah.
Mengantongi setiap pundi-pundiku.
Membawa aku melangkah kemanapun kumau.
Namun kau tetap takkan tau isi hatiku.
Cukuplah hanya kau yang tau.
Karena kau tak mungkin jadi milikku.
Biarlah….. Biarlah…. Dan biarkanlah
Tuah cinta itu pelipur laraku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar